Tentangnya

Masih tetap perihal cinta berisikan nasehat lama yang perlu dirombak ulang.

Kubilang jangan mencintai seseorang yang masih berkutat dengan masa lalunya, sekali mereka terperangkap dan terjebak didalamnya maka sakitlah dirimu.

Mungkin menurut orang-orang, tak semestinya meninggalkan ia yang putus harapan karna masa lalu, berusahalah lebih keras agar masa lalu yang terkesan menyakitkan dirinya terganti oleh posisimu yang perlahan membawa kebahagiaan.

Pahamkah kamu bahwa mereka yang setia tetaplah akan membuatmu lebih sakit dari sekadar patah hati?

Pernahkah kau membayangkan betapa mengerikannya dirimu yang bersusah payah mendapatkannya namun ia sama sekali tak membaca keberadaanmu?

Mari ku buka rahasianya.. Saat pikiranmu senang melihat ia tersenyum bahagia bersamamu, ia memikirkan orang lain, ia mencari jati diri masa lalunya yang mungkin ada dalam dirimu. Bahkan aku tak terbayang rasa apa yang terbentuk saat itu.

Entahlah terserah mau percaya atau tidak. Alasanku membahas hal ini karna aku melihat gadis itu tetap saja melewati malam-malam yang panjang penuh kesesakkan akan pahitnya masa lalu, membongkar habis kenangan bersamanya hingga mengkhayal akan alasan-alasan yang mungkin terjadi saat perpisahan untuk membujuk hati lega.

Dua tahun, waktu yang cukup lama semenjak perpisahan tanpa aba-aba itu terjadi. Gadis itu mencoba mencari apapun yang dapat menjadi pengingat prianya dulu pada diri orang lain.

Akan ku jelaskan bahwa perbuatannya salah, namun jangan pula mau membahagiakan gadis ini tanpa ia bisa menghargai keberadaan 'dirimu' yang sebenarnya.

Komentar

Postingan Populer