Bayang Sirius
Lihatlah langit malam, sabuk sang Orion bukan saja menunjuk Bellatrix tetapi juga jauh disana menunjuk Sirius yang terlihat dari bumi. Itulah bintangku. Bukan lagi planet Venus dengan gelar bintang Kejora seperti yang dikatakan ayah dan mamah saat dulu.
Aku suka Sirius, sama seperti aku menyukai kamu. Kamu lah bayangan Sirius yang selalu hadir dalam angan-anganku. Aku yang hanya bagaikan Canopus kecil, berharap bisa bersanding denganmu Sirius. Namun semakin hari jiwaku lelah berputar dalam lengan Perseus.
Kamu bilang jangan takut karna kamu bisa menjadi Sirius bagiku di Bumi ini. Saat itu aku senang. Satu hal yang aku lupa, Sirius memang bersinar terang, tapi itu hanyalah satu fakta bahwa umur bintang terang lebih singkat dari bintang lainnya. Kini Sirius ku di Bumi sudah menjadi bintang katai putih yang hancur berhamburan dalam hatiku. Dan kini pula Sirius hanyalah mimpi bagiku.
Aku suka Sirius, sama seperti aku menyukai kamu. Kamu lah bayangan Sirius yang selalu hadir dalam angan-anganku. Aku yang hanya bagaikan Canopus kecil, berharap bisa bersanding denganmu Sirius. Namun semakin hari jiwaku lelah berputar dalam lengan Perseus.
Kamu bilang jangan takut karna kamu bisa menjadi Sirius bagiku di Bumi ini. Saat itu aku senang. Satu hal yang aku lupa, Sirius memang bersinar terang, tapi itu hanyalah satu fakta bahwa umur bintang terang lebih singkat dari bintang lainnya. Kini Sirius ku di Bumi sudah menjadi bintang katai putih yang hancur berhamburan dalam hatiku. Dan kini pula Sirius hanyalah mimpi bagiku.
Komentar
Posting Komentar